Besarkacafilm – Memilih kaca
film dengan cermat & tepat
Pada era sepuluh tahun yang lalu memilih sebuah kaca film dengan kualitas biasa,sedang dan bagus bukanlah merupakan suatu hal yang sulit, karena pilihan merek kaca film pada saat itu tidaklah terlalu banyak di tambah lagi tipe dari tiap mereknya masing-masing juga tidak terlalu beraneka ragam. Pada saat itu anda dapat memilih kualitas tingkatan kaca film dan harga hanya berdasarkan merek saja karena memang merek yang tersedia tidak banyak dan tiap-tiap merek sudah sangat familiar sehingga dapat ditentukan kualitas merek mana yg berada pada tingkat low,medium,maupun premium dan begitu pula dengan harganya. Dengan kata lain setiap merek menjadi ikon untuk .mewakili kualitas dan harga.
Saat ini pilihan merek kaca film yang beragam dan dengan semakin banyak pula tipe dari tiap jenis mereknya tentu membuat konsumen menjadi bingung dalam memilih dan menentukan kaca film yang berkualitas baik tetapi masih dengan harga yang wajar untuk kualitas yang baik tersebut. Apalagi notabene setiap kaca film menawarkan dan mengklaim bahwa produknya adalah yang terbaik dan lebih unggul dibanding produk lainnya. Hal ini tentunya membuat si pemilih menjadi lebih bingung lagi karena tidak dapat membandingkan harga yang pantas untuk kaca film yang ditawarkan tersebut apakah harganya wajar dengan kualitas yang dimilikinya atau terlalu mahal jika dibanding kaca film dengan kualitas yang sama. Untuk itu ada sebuah cara yang akurat dan terbilang sederhana untuk menentukan hal tersebut diatas yaitu dengan meminta melakukan pengukuran dengan alat sederhana berupa transmission meter yang biasanya tersedia pada setiap penjual kaca film. Alat ini dapat memberikan indikator untuk tingkat kecerahan dari sebuah produk merek kaca film dengan mengukur Visible light-nya dan yang paling penting alat ini juga bisa menentukan berapa nilai kemampuan sebuah kaca film menolak sinar Infrared yang termasuk penyumbang panas paling banyak ke dalam kabin kendaraan ataupun properti lainnya.
Berikut beberapa indicator untuk menentukan kualitas dan kemampuan sebuah kaca film. Dengan pegetahuan berikut anda dapat membandingkan beberapa merek kaca film sekaligus dapat menjadi acuan untuk membandingkan harga yang terbaik, karena bukan tidak mungkin kaca film dengan spesifikasi yang sama memiliki selisih harga yang jauh berbeda hanya karena merek dan sIstem keagenan saja.
Pada era sepuluh tahun yang lalu memilih sebuah kaca film dengan kualitas biasa,sedang dan bagus bukanlah merupakan suatu hal yang sulit, karena pilihan merek kaca film pada saat itu tidaklah terlalu banyak di tambah lagi tipe dari tiap mereknya masing-masing juga tidak terlalu beraneka ragam. Pada saat itu anda dapat memilih kualitas tingkatan kaca film dan harga hanya berdasarkan merek saja karena memang merek yang tersedia tidak banyak dan tiap-tiap merek sudah sangat familiar sehingga dapat ditentukan kualitas merek mana yg berada pada tingkat low,medium,maupun premium dan begitu pula dengan harganya. Dengan kata lain setiap merek menjadi ikon untuk .mewakili kualitas dan harga.
Saat ini pilihan merek kaca film yang beragam dan dengan semakin banyak pula tipe dari tiap jenis mereknya tentu membuat konsumen menjadi bingung dalam memilih dan menentukan kaca film yang berkualitas baik tetapi masih dengan harga yang wajar untuk kualitas yang baik tersebut. Apalagi notabene setiap kaca film menawarkan dan mengklaim bahwa produknya adalah yang terbaik dan lebih unggul dibanding produk lainnya. Hal ini tentunya membuat si pemilih menjadi lebih bingung lagi karena tidak dapat membandingkan harga yang pantas untuk kaca film yang ditawarkan tersebut apakah harganya wajar dengan kualitas yang dimilikinya atau terlalu mahal jika dibanding kaca film dengan kualitas yang sama. Untuk itu ada sebuah cara yang akurat dan terbilang sederhana untuk menentukan hal tersebut diatas yaitu dengan meminta melakukan pengukuran dengan alat sederhana berupa transmission meter yang biasanya tersedia pada setiap penjual kaca film. Alat ini dapat memberikan indikator untuk tingkat kecerahan dari sebuah produk merek kaca film dengan mengukur Visible light-nya dan yang paling penting alat ini juga bisa menentukan berapa nilai kemampuan sebuah kaca film menolak sinar Infrared yang termasuk penyumbang panas paling banyak ke dalam kabin kendaraan ataupun properti lainnya.
Berikut beberapa indicator untuk menentukan kualitas dan kemampuan sebuah kaca film. Dengan pegetahuan berikut anda dapat membandingkan beberapa merek kaca film sekaligus dapat menjadi acuan untuk membandingkan harga yang terbaik, karena bukan tidak mungkin kaca film dengan spesifikasi yang sama memiliki selisih harga yang jauh berbeda hanya karena merek dan sIstem keagenan saja.
Visible
Light Transmitted - VLT
Persentase cahaya yang menembus kaca film. Semakin gelap sebuah kaca film kaca semakin kecil angka yang tertra pada alat transmission meter. Ini berguna untuk mebandingkan tingkat kecerahan pandangan pada sebuah kaca film. |
Total
Solar Energy Rejected - TSER
Persentase keseluruhan panas matahari yang ditolak kaca film. Angka ini biasanya ditulis pada setiap spesifikasi sebuah kaca film dan nilai yang tertera menujukkan persentase kemampuan kaca film menolak energy panas matahari, karena alat untuk megukur TSER ini sangat mahal biasanya jarang tersedia di penjual kaca film. |
Infrared
Rejection - IRR
Persentase sinar Infrared yang ditolak kaca film. Karena sinar Infrared ini juga merupakan sinar yang menyebabkan panas maka semakin kecil angka yang tertera pada alat transmission meter (yg berarti semakin sedikit sinar infrared yang dapat melewati kaca film) semakin baik pula kemampuan sebuah kaca film menolak panas matahari. Indikator pengukuran IRR ini merupakan cara yang paling mudah saat ini utk menentukan akurasi sebuah produk kaca film yang memiliki kemampuan menolak panas. |
Visible
Light Reflection - VLR
Persentase pantulan cahaya yang disebabkan oleh kaca film. Ini adalah indicator sebuah kaca film terhadap cahaya dan benda yang berada disekitarnya, semakin kecil nilai pantulannya maka semakain baik sebuah kaca film. Bayangkan jika dashboard mobil anda terpantul layaknya cermin pada kaca, tentu akan menyulitkan dan mengurangi kualitas pandangan keluar. |
Ultraviolet
Rejection - UVR
Persentase sinar Ultraviolet yang ditolak oleh kaca film. Pada saat ini hampir semua kaca film pada tingkat medium sudah memiliki kemampuan menolak sinar Ultraviolet diatas 90% dan 99% pada kelas premium. Sedikit yang perlu diperhatiakan bahwa nilai yang tertera bukanlah merupakan idikator menolak panas sebuah kaca film. Indikaotr Ultraviolet ini lebih kepada kemampuan kaca film menahan dan menolak sinar ultraviolet serta radikal bebas yang bersifat merugikan kesehatan kulit dan lainnya. |
Glare
Reduction
Persentase sinar cahaya menyilaukan yang direduksi oleh kaca film. Kemampuan sebuah kaca film untuk meminimalisir cahaya yang menyebabkan silau pada mata. |
Tulisan ini dibuat semata untuk memberikan sumbangsih kepada khalayak umum agar dapat membandingkan kaca film berdasarkan spesifikasinya dan agar tidak terjebak dengan harganya. Memang ada istilah “ada harga ada kualitas”, tetapi jangan lupa masih ada harga yang wajar untuk sebuah kualitas.
Semua sumber diatas diperoleh berdasarkan pengalaman penulis sebagai installer kaca film sejak tahun 1998 hingga saat ini. Kesalahan adalah sebuah keniscayaan untuk itu penulis memohon maaf apabila ada informasi diatas yang dianggap keliru.
Salam
Besarkacafilm
jl.Merak 75B
jl Ring Road Tj Sari no.32
Medan – SUMATERA UTARAhttps://www.youtube.com/channel/UCJ8N4YcphwZaGeo49pqalzw


Komentar
Posting Komentar